Get Adobe Flash player
Anting

Cincin

Gelang

Hiasan

 

Kalung & Liontin

Pilih Bahasa
Shopping Cart

Your shopping cart is empty
Visit the shop

Visitor Counter

Tips-tips membersihkan perhiasan dari perak

Perhiasan dari perak memang menghasilkan kilauan yang memukau dan unik, namun perhiasan yang terbuat dari perak juga memiliki reputasi gampang berubah warna dan menghitam.
Namun sebelum ane berikan beberapa tips cara membersihkan perhiasan perak, ada baiknya kita mengetahui beberapa jenis permukaan perhiasan karena setiap jenis permukaan berbeda cara membersihkannya.
1. Permukaan halus dan mengkilap
2. Permukaan dof atau pasir
3. Bagian-bagian sempit
Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat dilakukan apabila perhiasan agan berubah warna atau kotor yang disebabkan oleh beberapa hal berikut
1. Tarnis
Tarnis merupakan perubahan warna pada perak menjadi kehitaman yang disebabkan oleh oksidasi. Proses ini adalah proses “normal” yang terjadi pada perak. Justru apabila ada penjual yang mengatakan bahwa perak tersebut tidak dapat menghitam, perlu ditanyakan kualitas perak tersebut. Kemunculan tarnis dapat disebabkan oleh keringat yang terlalu asam atau tidak cocok dengan logam perak. Tarnis juga muncul akibat dari penyimpanan yang lembab atau kontak dengan cairan parfum, belerang, asam atau cairan kimia yang bersifat asam lainnya
Cara membersihkan:
a. Permukaan halus dan mengkilap
Jangan menggunakan sikat untuk membersihkan permukaan perhiasan yang mengkilap karena akan merusak permukaan tersebut. Cukup ambil kain lembut yang telah diolesi pasta gigi, batu poles hijau, sabun cuci piring atau cairan pembersih khusus perak. Permukaan dof atau pasir. Sebelumnya, rendam dahulu perhiasan dengan air panas agar tarnis tidak terlalu menempel. Setelah itu usap dan tekan bagian cincin yang dengan kain yang telah disiapkan. Ulangi beberapa kali sampai bersih. Lalu bilas dengan air biasa dan langsung keringkan

b. Permukaan dof atau pasir
Untuk membersihkan bagian ini hampir sama dengan cara membersihkan permukaan yang mengkilap, namun kain diganti dengan sikat gigi halus. Perhiasan dapat disikat dengan berbagai arah agar kotoran dapat sepenuhnya bersih. Namun jangan menyikat terlalu cepat dan terlalu ditekan karena akan merusak permukaan tersebut
c. Bagian-bagian sempit
Membersihkan tarnis pada bagian-bagian sempit sangatlah sulit. Hal yang dapat dilakukan adalah merendam perhiasan dengan air panas yang dicampur sabun cuci piring dan obat anti tarnis. Apabila masih sulit untuk dibersihkan, bawalah perhiasan ke toko perhiasan atau tukang perhiasan yang memiliki alat ultrasonic dan alat-alat yang memadai
2. Berubah menjadi kuning atau karat
Kembalikan aja gan ke yang jual, campuran logam non-peraknya terlau banyak
3. Kotoran lain
Kotoran lain dapat berasal dari endapan keringat, debu atau kotoran yang berasal dari lingkungan sekitar. Hal pertama yang harus dilakukan adalah merendam perhiasan kedalam air mendidih yang telah dicampur dengan sabun cuci dan kemudian diaduk-aduk agar kandungan minyak dapat terangkat.
a. Permukaan halus dan mengkilap
Membersihkan bagian yang mengkilap sama dengan cara membersihkan tarnish, namun cukup menggunakan sabun cuci atau pasta gigi saja
b. Permukaan dof atau pasir
Sikat secara perlahan dengan sikat gigi halus sampai bersih
c. Bagian-bagian sempit
Membersihkan bagian-bagian sempit dari kotoran lebih mudah daripada membersihkan tarnish pada bagian ini. Cukup oleskan sabun cuci piring ke sikat gigi halus lalu sikat perhiasan dengan perlahan. Apabila kotoran masih ada, pukul bagian tersebut dengan pasta gigi secara perlahan sehingga bulu sikat dapat masuk kesela-sela perhiasan.

Setelah bersih, usahakan perhiasan dalam keadaan kering. Simpan di tempat kering dan tertutup